Seniman Jalanan Saya bukan pria maupun wanita, saya adalah kamu yang membaca. jika dirimu wanit maka saya adalah wanita dan jika anda seorang pria maka saya adalah pria. Saya menyukai musik. Terimkasih untuk blog bondula.com yang telah mempercayakan saya sebagai kontribusi

huruf Arab dimulai dari arah kanan ke kiri. Kenapa.?

1 min read

alasan huruf arab dimulai dari kanan ke kiri

bondula.com – Cara menulis setiap tempat itu berbeda, contohnya di indonesia tulisannya dari kiri ke kanan, dan beberapa negara yang menerapkan penulisan dari kanan ke kiri sudah beralih menjadi kiri ke kanan. Bagaimana dengan penulisan Arab yang dari kanan ke kiri.? Silahkan simak artikel berikut yang ditulis oleh ka Aditya E.

Sejarah penulisan Arab dari kanan ke kiri

Sebelum membahas lebih jauh, kita akan membahas mengenai memahat. Apa hubungan antara memahat dengan arah dari huruf Arab? Karena huruf Arab adalah keturunan dari huruf Nabatea yang sering ditulis lewat memahat di bebatuan.

Nah, para pemahat umumnya memiliki postur di mana sebuah pahat dipegang oleh tangan kiri, dan sebuah palu, untuk memukul pahat, dipegang oleh tangan kanan. Karena postur tersebut, maka tangan kiri yang digunakan untuk mengukir tulisan hanya memiliki arah ke kiri sebagai arah yang bebas. Jika pahatannya bergerak dari kiri ke kanan, maka tangan sang pemahat akan saling silang dan posturnya tidak ergonomis.

Ada alasan mengapa postur memahat umumnya menggunakan tangan kanan untuk memegang palu dan tangan kiri untuk memegang pahat, yaitu karena tangan dominan bagi kebanyakan orang adalah tangan kanan. Dalam memahat, tangan kanan digunakan untuk memegang palu karena proses memukul lebih aktif dan lebih memakan energi ketimbang sekadar memegang pahat. Kecuali orang tersebut kidal, itu lain cerita.

Kenyataannya, tulisan-tulisan keturunan hieroglif Mesir Kuno generasi pertama umumnya memiliki arah tulisan dari kanan ke kiri, tentu karena hal yang sama. Misalnya huruf Suryani, huruf Aram, huruf Fenisia, dan huruf Proto-Kanaan. Hieroglif Mesir Kuno sendiri dapat ditulis dari kiri ke kanan maupun kanan ke kiri karena mereka ditulis baik di atas kertas papirus maupun di atas batu, namun karena memahat batu lebih mampu untuk menyimpan tulisan lebih awet ketimbang menulis di atas kertas, maka huruf-huruf keturunannya berubah arah menjadi kanan ke kiri untuk mempermudah pemahatan.

Bahkan beberapa huruf yang ditulis dari kiri ke kanan yang kita kenal saat ini, seperti huruf Yunani aslinya ditulis dari kanan ke kiri.

mengapa huruf arab dimulai dari kanan ke kiri

Bahkan huruf Latin yang kita pakai sehari-hari memiliki leluhur berupa huruf Etruska yang ditulis dari kanan ke kiri.

Nah, ketika teknik membuat kertas dan tinta mulai berkembang pesat, berbagai tulisan mulai beralih menjadi ditulis dari kiri ke kanan. Simpelnya karena postur menulis menggunakan pena membuat telapak tangan kanan kita berada di sebelah kanan dari ujung pena, sehingga jika kita menulis dari kanan ke kiri maka telapak tangan kita akan menyentuh tulisan kita.

Akan tetapi, banyak juga huruf yang tidak dialihkan arah penulisannya. Salah satunya adalah huruf Arab. Huruf Arab (bersama dengan huruf-huruf Semitik lainnya) tetap mempertahankan arah penulisan kanan ke kiri sekalipun popularitas menulis di atas kertas lebih populer ketimbang memahat batu. Alasan jelasnya mengapa saya tidak tahu pasti, namun kemungkinan karena masalah mempertahankan tradisi. Apapun itu, sistem penulisan huruf Arab dari kanan ke kiri adalah relik masa lalu huruf Arab ketika masih umum ditulis di atas batu.

Seniman Jalanan
Seniman Jalanan Saya bukan pria maupun wanita, saya adalah kamu yang membaca. jika dirimu wanit maka saya adalah wanita dan jika anda seorang pria maka saya adalah pria. Saya menyukai musik. Terimkasih untuk blog bondula.com yang telah mempercayakan saya sebagai kontribusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *