Seniman Jalanan Saya bukan pria maupun wanita, saya adalah kamu yang membaca. jika dirimu wanit maka saya adalah wanita dan jika anda seorang pria maka saya adalah pria. Saya menyukai musik. Terimkasih untuk blog bondula.com yang telah mempercayakan saya sebagai kontribusi

Dari manakah mahasiswa mendapatkan mayat (kadaver).?

1 min read

cara mahasiswa mendapatkan mayat di kampus

bondula.com – Jika kalian mahasiswa jurusan kedokteran, maka mayat adalah hal yang familiar untuk kalian pelajari. Lantas, apakah mayat yang dipelajari adalah mayat yang asli.? Kalau memang mayat asli, apakah mayat tersebut dibeli.? Oke untuk menjawabnya, silahkan simak artikel berikut yang ditulis oleh ka achmad fj.

Asal muasal mahasiswa mendapatkan mayat (kadaver)

Kadaver dalam definisi adalah mayat yang diawetkan. Kadaver ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa kedokteran untuk belajar anatomi. Meskipun belajar anatomi bisa lewat buku, textbook, digital, tapi belajar anatomi yang real, butuh yang namanya cadaver. Biar kamu merasakan memegang otot, syaraf, pembuluh darah, dan organ dengan tanganmu sendiri!

Namanya saja mayat, biayanya untuk persediaan cadaver sangatlah mahal. Bagaimana bisa menunggu kematian sebuah nyawa demi tempat belajarnya anak kedokteran?.

Menurut peraturan pada umumnya tiap jenazah harus dimakamkan secara utuh, kecuali yang bersangkutan menghendaki lain, misalnya :

  • Jenazahnya diserahkan pada suatu Fakultas Kedokteran untuk bedah mayat anatomis
  • Jenazahnya boleh dilakukan bedah mayat klinis
  • Jenazahnya diserahkan pada Rumah Sakit guna transplantasi untuk menolong sesama manusia sebagai donor.

Untuk menggunakan jasad manusia setelah meninggal, maka oleh Pemerintah telah dikeluarkan Peraturan tentang bedah mayat klinis, bedah mayat anatomis serta transplantasi alat atau jaringan tubuh manusia yaitu PP.18 tahun 1981 / LN 1981/23.

Setelah dalam waktu 2 x 24 jam tidak ada keluarga terdekat dari yang meninggal untuk mengurus mayat, maka mayat dapat diawetkan dengan penyuntikkan formalin 10% dan disimpan paling sedikit 6 bulan sebelum dilakukan otopsi anatomis.

Apakah prosedur tersebut diatas dapat dipertanggung jawabkan?

Menurut BW. 935, mayat adalah benda yang dapat diwariskan. Bila tidak ada ahli waris yang mengajukan firi, maka setelah 3 tahun harta peninggalannya dikuasai oleh negara.

Ada kalanya pada mayat dilakukan otopsi anatomis ditemukan tanda – tanda kekerasan, dalam hal demikian mayat dikembalikan ke bagian Ilmu Kedokteran Forensik untuk selanjutnya diperiksa dnegan tidak mengurangi formalitas hukum yang harus dipenuhi.

Seniman Jalanan
Seniman Jalanan Saya bukan pria maupun wanita, saya adalah kamu yang membaca. jika dirimu wanit maka saya adalah wanita dan jika anda seorang pria maka saya adalah pria. Saya menyukai musik. Terimkasih untuk blog bondula.com yang telah mempercayakan saya sebagai kontribusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *